|
energiterbarukan.net- Pemerintah menyatakan pemanfaatan dan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) tidak dapat ditunda lagi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (MESDM) Darwin Zahedy Saleh mengatakan pasalnya pengembangan EBT adalah masa depan bangsa Indonesia dan bangsa di seluruh dunia ini. "Jadi kita harus cepat jangan bertumpu lagi kepada energi konvensional,"ujar dia dalam kunjungan kerja PLTMH di Desa Kiarapandan Kecamatan Sukajaya Bogor, Jawa Barat Rabu 28 Juli 2010.
Untuk itu, kata dia, pemerintah mendukung masyarakat yang mengembangkan pembangkit listrik dengan menggunakan salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) karena pengembangan pembangkit listrik dengan skala kecil ini sangat membantu untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional mengingat masih ada 19 juta rakyat Indonesia yang belum teraliri listrik. "Untuk daerah Indonesia Timur, misal Papua kontur dan jarak tidak memungkinkan untuk pembangkit skala besar karena mahal, jadi kalau ada pembangkit skala kecil apalagi ramah lingkungan kita perlu dorong"tutur Darwin.
Pemerintah, jelas dia, akan terus menjaga momentum ini sehingga pengembangan mikrohidro dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. "Saat ini potensi pembangkit listrik bertenaga mikrohidro sebesar 5 Megawatt (MW) sedangkan untuk skala mini maupun mikrohidro 215 MW dan untuk kapasitas terpasang pembangkit listrik dengan tenaga air berskala besar 4200 MW,"papar Darwin.
Saat ini, terdapat dua pendekatan yang dilakukan pemerintah dalam pengembangan PLTMH pertama, program publik melalui pendanaan yang berasal dari pemerintah yang terkait langsung dengan pembangunan mikrohidro, misalnya melalui program Listrik Pedesaan dan Desa Mandiri Energi (DME), Di KPDT melalui program desa terang, di Kementerian Dalam Negeri dengan program PNPM Mandiri dan Pemerintah Daerah. Sementara untuk program komersial melalui berbagai macam pola investasi dan pengusahaan.
Selain dihadiri MESDM, kunjungan kerja tersebut juga dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi dan Sumber Daya Manusia (SDM) Luluk Sumiarso, Direktur EBT dan Konservasi Energi Maryam Ayuni, Kepala Badan Litbang Bambang Dwiyanto serta Direktur Perencanaan dan Teknologi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN persero) Nasri Sebayang.
ditulis oleh Ferial |